Manajer PT. Agro Muko Tanah Rekah Estate Diduga Bohongi Masyarakat, Kades Setia Budi Bantah Beri Persetujuan Tutup Jalan

  • Bagikan


Mukomukomangimbau.com – Manajer PT. Agro Muko Tanah Rekah Estate yang diketahui bernama Sahrul diduga membohongi masyarakat Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam yang melakukan aksi protes atas penutupan jalan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut pada Jumat pagi, 4 Juli 2025.

Dalam video yang didapat tim Mukomuko Mangimbau, peria paruh baya yang mengenakan seragam perusahaan mengaku pimpinan atau manajer Tanah Rekah Estate.

Baca juga: Penutupan Jalan oleh PT Agro Muko Memicu Aksi Protes Masyarakat Desa Setia Budi Mukomuko

Peria itu menemui sejumlah warga Desa Setia Budi yang protes pasca jalan milik PT. Agro Muko ditutup oleh perusahaan.

Pria tersebut mencoba memberikan alasan pemasangan plang di tengah jalan yang biasa digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari.

Ia beralasan, pemasangan plang di tengah jalan itu merupakan bagian dari sosialisasi, karena pihak perusahaan berencana memindahkan jalan ke arah perumahan dan akses baru akan diperlebar.

Kemudian pria yang mengaku pimpinan itu mengatakan kepada warga yang protes, bahwa pemasangan plang merk di tengah jalan itu sudah atas persetujuan Kades Setia Budi.

Alih-alih menenangkan warga, justru manajer itu semakin disemprot oleh warga desa yang protes.

Warga mempertanyakan metode sosialisasi yang dilakukan oleh PT. Agro Muko dengan cara memasang plang di tengah jalan, sehingga jalan tidak bisa dilewati.

Warga menganggap itu bukan sosialisasi melainkan penutupan jalan. Sehingga memicu aksi protes.

Lalu, warga juga menanggapi soal perkataan manajer yang menyebut apa yang dilakukan perusahaan sudah diketahui dan disetujui Kades Setia Budi.

Menurut warga, kalau sosialisasi jangan cuma dengan Kades. Tapi libatkan juga tokoh masyarakat, pemangku adat, dan dilakukan secara terbuka.

Setelah video aksi demo yang merekam penjelasan manajer PT Agro Muko Tanah Rekah Estate beredar, Kades Setia Budi, Jumadi memberikan klarifikasi.

Dalam rekaman video, Jumadi menyebutkan tidak pernah menyetujui penutupan jalan. Bahkan sebaliknya, ia meminta kepada manajemen PT. Agro Muko untuk tidak menutup jalan, sekalipun itu milik perusahaan.

“Saya pernah menyampaikan kepada manajer Tanah Rekah Estate untuk tidak menutup jalan tersebut,” kata Kades dalam rekaman video.

Kades meminta agar jalan tetap dibuka karena banyak masyarakat yang menggunakan untuk aktivitas sehari-hari. Bukan saja warga Desa Setia Budi, tapi juga warga desa-desa lain khususnya yang berdekatan dengan lahan PT. Agro Muko Tanah Rekah Estate.

Selaku Kades, Jumadi menyayangkan manajer Tanah Rekah Estate tetap bersikukuh menutup jalan yang terhubung dengan ruas jalan Provinsi Tanah Rekah – Teruntung. Apa yang dikhawatirkan Kades terjadi. Warga melakukan aksi protes atas penutupan jalan tersebut.

Terkait pernyataan manajer Tanah Rekah Estate yang mengatakan penutupan jalan atau pemasaran plang di tengah jalan pada hari Jumat, sudah diketahui dan disetujui Kades, Jumadi mengatakan itu tidak benar.

“Penutupan jalan pada itu tidak ada konfirmasi kepada saya. Jadi, apa yang disampaikan pak manajer bahwasanya saya selaku kepala desa mengiyakan atau menyetujui penutupan jalan tersebut, itu tidak benar,” tegas Kades.

Dengan adanya klarifikasi langsung dari Jumadi selaku Kades Setia Budi ini, Manajer PT. Agro Muko Tanah Rekah Estate, Sahrul diduga membohongi masyarakat.

Saat berita ini ditayangkan, redaksi Mukomuko Mangimbau belum mendapat keterangan langsung dari Manajemen PT. Agro Muko Tanah Rekah Estate.

Sebelumnya diberitakan, Manajemen PT. Agro Muko Tanah Rekah Estate, pada Jumat, 4 Juli melakukan penutupan jalan milik perusahaan yang terhubung dengan ruas jalan Provinsi, Tanah Rekah – SP4 Setia Budi.

Kebijakan perusahaan itu memicu aksi protes warga Setia Budi Kecamatan Teras Terunjam. Sebab, meski jalan milik perusahaan, jalan yang ditutup menjadi akses yang biasa digunakan oleh masyarakat menuju pantai Abrasi dan mencari rumput.

Penutupan ini ditandai dengan pemasangan plang pengumuman yang menyatakan bahwa jalan tersebut dipindahkan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page