Mukomukomangimbau.com.- Selasa (24/10) sore kemarin Sejumlah eks aktivis mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Barisan Soekarnois Ganjar for President (BSGP) mendeklarasikan dukungan kepada Bakal Calon Presiden Republik Indonesia Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024, di Kota Mukomuko,
Koordinator BSGP Kabupaten Mukomuko Irsyad di kesempatan itu mengatakan, BSGP ini merupakan salah satu barisan relawan Ganjar-Mahfud yang dibentuk secara nasional.
“Diinisiasi oleh senior-senior kita Alumni GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), termasuk koordinator TPN Ganjar-Mahfud, Bang Ahmad Basarah, turut berkontribusi atas terbentuknya BSGP ini. Selain menghimpun teman-teman eks aktivis GMNI, juga merangkul loyalis-loyalis Soekarno yang sampai hari ini masih sangat besar,” terang Irsyad.
Terkhusus di Mukomuko, kata Irsyad, deklarasi itu merupakan titik awal gerakan pemenangan yang dibangun. Ia optimis mampu ikut mengantarkan kemenangan Ganjar-Mahfud khususnya di Kabupaten Mukomuko.
“Tentu sesuai arahan DPP yang dikomandoi Mas Ugik Kurniadi, kita bergerak dan menyatu bersama akar rumput. Ini hanya permulaan. Gerakan ini akan terus kita perluas dengan tetap bergerak berbarengan dengan teman-teman di PDI-P,” lanjut mantan Ketua KPU Mukomuko Periode 2018-2023 itu.
Selain itu, relawan Ganjar Pranowo ini juga meresmikan “Rumah Perjuangan BSGP Mukomuko” pada sesi tersebut. Disampaikan Irsyad, hal itu guna membuka seluas-luasnya kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung dalam barisan relawan ini.
“Selain sebagai wadah kita untuk berkumpul, berkoordinasi dan berdiskusi, rumah perjuangan ini memberikan ruang yang luas bagi seluruh masyarakat kita yang ingin bergabung. Atau sekedar kumpul, ngopi-ngopi dan diskusi, silahkan. Nanti kita akan lebih banyak beraktifitas di sini,” kata Caleg DPRD Provinsi Bengkulu PDI-P Nomor Urut 4 itu.
Selain didampingi Sekretaris BSGP Mukomuko Yance Askomandala, turut hadir dalam deklarasi tersebut Sekretaris DPC PDI-P Mukomuko Mujiono, Anggota DPRD Mukomuko Samsudin Sihite, Caleg DPRD Provinsi Bengkulu PDI-P Bernad Eko Chandra Sihite dan sejumlah massa relawan.(FHR)













